Tutorial Adobe Photoshop
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Saat ini Adobe telah mengeluarkan Adobe Photoshop CS3 yang lebih powerfull. Versi sebelumnya, yaitu Adobe Photoshop CS2, Adobe Photoshop CS, dan Adobe Photoshop 7, masih sering dipakai untuk komputer lama (pentium 3 ke bawah).
1.1. Apa itu Adobe
Photoshop?
Adobe Photoshop adalah software pengolah gambar yang
sangat powerfull dengan segala fasilitasnya. Hasil gambar olah dengan Adobe
Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan
media lainnya
1.2. Mengenal Area Kerja
Jalankan Adobe Photoshop kemudian pilih menu File ->
Open. Kemudian pilih buka gambar apa saja. Sebagai contoh di buka gambar
zhaow.jpg yang ada pada CD Tutorial bagian BAB I (lihat gambar 1.1).

Seringkali letak tool-tool (palette) Adobe Photoshop
sudah berubah dimodifikasi oleh pengguna sebelumnya. Untuk mengembalikan letak
palette ini gunakan menu Windows -> Workspace -> Reset Palette Location.
Area kerja Adobe Photoshop dapat dilihat pada gambar 1.1,
yaitu:
A : Menu Bar, berisi perintah utama untuk
membuka file, save, mengubah ukuran gambar, filter dan lain-lain.
B : Option, berisi pilihan dari tool yang Anda
pilih. Misalnya dipilih kuas/brush, maka ukuran/diameter brush ada di sini.
C : Gambar, menampilkan gambar yang sedang
dibuat atau diedit.
D : Pallete Well, cara cepat untuk mengakses palet
brushes, tool resets dan Layer Comps. Juga dapat digunakan untuk meletakkan
palet yang sering digunakan.
E : Toolbox, berisi tool untuk menyeleksi dan
memodifikasi gambar.
F : Palette, berisi jendela-jendela kecil yang
di dalamnya terdapat perintah dan pilihan untuk dokumen/gambar yang sedang
dikerjakan.
1.3. Praktek Bab 1
1.3.1. Membuka dokumen dan membuat
duplikat dokumen
Untuk membuka gambar gunakan menu File -> Open,
sedangkan untuk membuat duplikat gambar gunakan menu Image -> Duplicate.
1.3.2. Mengubah ukuran
gambar dan kanvas
Jika ukuran gambar diubah, maka gambar akan membesar
atau mengecil, lakukan dengan menu Image -> Image Size. Jika ukuran kanvas
diubah, maka ukuran gambar tetap, akan ada kertas putih di sekeliling gambar,
lakukan dengan menu Image -> Canvas Size.
1.3.3. Mencoba ToolBox
Cobalah tool-tool pada ToolBox, satu persatu akan dibahas
pada bab berikutnya. Coba klik kanan pada tool yang memiliki segitiga di bagian
kanan bawah untuk memilih tool yang tersembunyi.
1.3.4. Mencerminkan dan
Memutar Gambar
Cobalah menu Image -> Rotate Canvas -> Flip
Canvas Vertikal, Image -> Rotate Canvas -> Flip Canvas Horisontal. Untuk
memutar gambar, pilih menu Image -> Rotate Canvas -> pilih sudut yang
dikehendaki.
1.3.5. Undo
Undo digunakan untuk membatalkan perintah terakhir,
tekan Alt+Ctrl+Z, atau gunakan pallete history.
1.3.6. Memindahkan gambar ke
dokumen lain
Untuk memindahkan gambar gunakan Move Tool.
1.3.7. Save for web
Gunakan menu File -> Save for Web untuk
menghasilkan gambar dengan ukuran kecil yang biasa digunakan pada web site.
2.1. Menyeleksi Gambar
Menyeleksi berarti memilih bagian tertentu dari
gambar. Dengan seleksi kita dapat mengcopy, mengubah, menggeser, atau menambahkan
efek kepada bagian yang terseleksi tanpa mempengaruhi bagian lain.
Ada tiga cara menyeleksi yaitu:
- Marquee Tool, yaitu menyeleksi dalam bentuk kotak, elips, row, dan kolom
- Lasso Tool, untuk menyeleksi dalam bentuk bebas, poligonal atau kekontrasan gambar (Magnetic Lasso Tool).
- Magic Wand Tool, untuk menyeleksi berdasarkan persamaan warna.
Tipe seleksi ada dua (dapat dipilih pada Option Bar),
yaitu:
- Normal, memiliki pinggiran yang tajam.
- Feather, memiliki pinggiran yang halus atau kabur.
2.2. Tool-tool yang lain

2.3. Praktek Bab II
2.3.1. Rectangular Marquee
Tool
Gunakan rectangular marquee tool untuk memotong gambar
dalam bentuk kotak. Gunakan menu Select -> Transform Selection untuk
mengubah seleksi dan menu Select -> Feather untuk mengatur ketajaman
pinggiran potongan.
2.3.2. Elliptical Marquee
Tool
Digunakan untuk membuat seleksi elips atau lingkaran.
Anda dapat menggunakan Select -> Transform Selection (atau klik kanan) untuk
mengubah bidang yang mau diseleksi. Gunakan menu Select -> Feather untuk
mengatur ketajaman tepi gambar. Gunakan Select -> Inverse untuk membalik
seleksi.
2.3.3. Lasso Tool
Seleksi ini digunakan untuk menyeleksi bentuk bebas
dengan mouse.
2.3.4. Polygonal Lasso Tool
Polygonal Lasso Tool digunakan untuk menyeleksi gambar
yang memiliki tepi garis lurus, misalnya piramida pada gambar 2.5. Jika tombol
Alt ditekan maka Polygonal Lasso Tool akan berfungsi seperti Lasso Tool biasa.
Contoh gambar hasil seleksi piramida diperkecil dan diletakkan pada sudut kanan
bawah.
2.3.5. Magnetic Lasso Tool
Magnetic Lasso Tool penggunaanya cukup mudah, karena
dengan tool ini seleksi gambar akan secara otomatis membuat garis seleksi pada
gambar yang berwarna kontras.
2.3.6. Magic Wand Tool
Magic wand tool akan menyeleksi gambar yang memiliki warna
sama.

2.3.3. Crop Tool
Crop tool digunakan untuk menghilangkan bagian yang
tidak diseleksi. Contoh penggunaanya di sini digunakan untuk memperbaiki hasil
scan yang miring.
2.3.3. Healing Brush Tool
Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki gambar
pada bagian tertentu. Aktifkan tool ini, kemudian tekan Alt + Klik pada objek
pada bagian yang tidak berkeriput, kemudian klik pada bagian yang keriputnya
ingin dihilangkan.
2.3.4. Spot Healing Brush
Tool
Spot Healing Brush Tool digunakan untuk memperbaiki
kerusakan gambar. Di sini Anda tidak perlu menentukan area yang akan digunakan
sebagai patokan, karena akan secara otomatis terpilih dari area di sekitarnya.
Misalnya digunakan untuk menghilangkan keretakan pada patung seperti pada
gambar 2.10.
2.3.5. Patch Tool
Patch Tool digunakan untuk memperbaiki gambar. Tool
ini dibuat dengan cara membuat selection dengan mouse atau dengan menahan
tombol ALT untuk menghasilkan bentuk poligonal. Selanjutnya drag ke daerah yang
akan dijadikan patokan perbaikan.

2.3.6. Red Eye Tool
Red Eye Tool digunakan untuk memperbaiki warna merah
pada mata.
2.3.7. Clone Stamp Tool
Clone Stamp Tool digunakan untuk membuat duplikat area
pada gambar, atau yang disebut cloning. Tekan ALT pada objek yang akan
dikloning, kemudian gunakan mouse pada area tempat objek baru mau diletakkan.
2.3.8. Background Eraser
Tool
Tool ini digunakan untuk menghapus background yang
memiliki kemiripan warna. Misalnya digunakan untuk menghapus background langit
pada gambar kupu-kupu.
2.3.9. Magic Eraser Tool
Seperti Background Eraser Tool, tool ini akan
menghapus area dengan warna sama, namun efeknya adalah ke seluruh gambar, bukan
hanya area yang diklik.
2.3.10. Color Replacement
Tool
Color Replacement Tool akan mengubah warna gambar
tanpa mengubah bentuk dari gambar tersebut. Tool ini akan secara otomatis hanya
mengubah area dengan warna sama menjadi warna lain yang dikehendaki.
2.3.11. Blur, Sharpen, dan
Smugde Tool
Blur Tool digunakan untuk mengaburkan area. Misalnya
digunakan untuk menghilangkan bintik-bintik pada wajah. Sharpen Tool merupakan
kebalikan dari Blur Tool. Dengan Sharpen Tool, gambar akan menjadi lebih tajam.
Smugde Tool digunakan untuk mengubah bentuk gambar dengan cara drag mouse.
2.3.12. Dogde, Burn, dan
Sponge Tool
Dogde Tool digunakan untuk membuat area menjadi lebih
terang. Burn Tool digunakan untuk mempergelap area. Spong Tool digunakan untuk
mencerahkan (saturate) atau mengurangi warna (desaturate).
3.1. Sekilas mengenai warna
Warna apapun dapat dinyatakan dalam tiga warna dasar
(RGB) yaitu merah, hijau, dan biru. Cara menyatakan warna yang lain adalah
dengan mode HSL yaitu Hue, Saturation, dan Lightness. Mode lain adalah CMYK
(Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Pada bab ini akan dibahas mengenai permainan warna,
mulai dari mengatur latar belakang gambar, membuat gradient, mengatur
brightness & contrast, dan masih banyak lagi tool-tool yang menarik. Pada
subbab selanjutnya Anda dapat langsung praktek dengan didampingi instruktur.
3.2. Paint Bucket Tool
Paint Bucket Tool digunakan untuk mengganti background
yang memiliki warna sama atau mirip. Background dapat diganti dengan pattern.
3.3. Gradient Tool
Gradient tool digunakan untuk menghasilkan warna
gradasi. Jangan lupa lakukan seleksi terlebih dahulu bagian mana yang akan
diisi warna gradasi. Jika tidak, maka seluruh kanvas terisi dengan gradasi.
3.4. Brush Tool
Brush Tool digunakan sebagai kuas dalam mengambar
dengan mouse. Atur besar kecilnya brush, hardness, opacity, dan flow. Bush Tool
dapat juga bekerja pada mode Air Brush.
3.5. Brightness/Contrast
Brightness digunakan untuk mengatur kecerahan gambar.
Contrast digunakan untuk mengatur ketajaman gambar. Gunakan menu Image ->
Adjustment -> Brightness/Contrast.
3.6. Level
Level berfungsi mirip dengan Brightness/Contrast namun
lebih fleksible karena warna dapat diatur warna gelap, warna menengah, dan
warna terang. Level dapat bekerja pada selection atau seluruh kanvas. Gunakan
menu Image -> Adjustment -> Level.
3.7. Curves
Curves bekerja seperti level, namun Anda mengatur
warna RGB dalam bentuk curva. Gunakan menu Image -> Adjustment -> Curves.
Curva dapat diatur otomatis, mode RGB atau diatur sendiri-sendiri untuk
tiap-tiap warna.
3.8. Color Balance
Melalui menu Image -> Adjustment -> Color
Balance kita dapat mengatur keseimbangan warna.
3.9. Photo Filter
Photo filter digunakan untuk memberikan filter pada
gambar. Mirip seperti filter yang diletakkan di depan lensa kamera. Gunakan
menu Image -> Adjustment -> Photofilter.
3.10. Replace Color
Replace Color digunakan untuk mengganti warna tertentu
dalam gambar, sedangkan warna yang lain tidak ikut berubah. Misalnya untuk
mengganti warna apel dengan tanpa mengubah warna background. Gunakan menu Image
-> Adjusments -> Replace Color.
3.11. Hue/Saturation
Hue/Saturation digunakan untuk mengganti warna pada
keseluruhan gambar/seleksi. Hue adalah warna, sedangkan Saturation adalah
tebal/tipisnya warna. Gunakan tool ini melalui Image -> Adjustment ->
Hue/Saturation. Perubahan warna dapat diatur pada chanel master, atau tiap-tiap
warna.
3.12. Match Color
Match Color akan menyamakan warna gambar source kepada
gambar yang akan diubah. Misalnya di sini akan diubah gambar danau3.jpg,
menjadi suasana matahati terbit seperti gambar acuan. Gunakan tool ini melalui
menu Image -> Adjustment -> Match Color.


4.1. Horisontal Type Tool
Horisontal Type Tool digunakan untuk membuat teks
secar horisontal. Hasil teks dapat dipindahkan dengan Move Tool.

4.2. Horisontal Type Mask
Tool
Horisontal Type Mask Tool digunakan untuk menyeleksi
dalam bentuk teks.
4.3. Pen Tool
Peen Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan
garis lengkung dalam bentuk vektor. Klik sekali untuk membuat anchor point,
kemudian jika kurva telah terbentuk, drag anchor point untuk membuat direction
point. Path yang dibuat oleh Pen Tool dapat diubah menjadi selection.
4.4. Rectangle, Ellipse,
Poligon, dan Custom Shape Tool
Tool ini berguna untuk menghasilkan bentuk kotak
(rectangle), ellips, poligon, dan berbagai macam bentuk lain yang telah
disediakan oleh Adobne Photoshop. Bentuk-bentuk tersebut misalnya hati, lampu,
not balok, dan lain sebagainya.
5.1. Memahami Layer
Layer adalah lapisan tembus pandang. Bagian yang tidak
bergambar pada sebuah layer bersifat transparan. Layer dapat ditumpuk dan
diatur susunannya. Dengan menggunakan layer, efek-efek akan berlaku dalam layer
tertentu saja, tanpa mengganggu layer yang lain.
5.2. Quick Mask Mode
Quick Mask Mode digunakan untuk menyeleksi dengan
menggunakan Brush Tool. Aktifkan tool ini dengan menekan tombol Q pada keyboard
atau memilih tool Quick Mask Mode.

Pada contoh ini, gambar beruang di seleksi dengan
menggunakan Brush Tool pada mode quick mask. Setelah gambar beruang terseleksi,
kembalikan ke mode normal untuk menghasilkan seleksi gambar beruang.
5.3. Layer Mask
Layer Mask digunakan untuk menyembunyikan bagian
tertentu pada layer. Gunakan warna hitam untuk menyembunyikan gambar dan warna
putih untuk menampilkan gambar.

5.4. Layer Style
Layer Style merupakan teknik memberikan efek tertentu
pada suatu layer. Pilih tool Add Layer Style yang ada pada sudut kanan bawah
pallete.

6.1. Filter Liquify
Filter Liquify dapat mengubah gambar secara langsung
dengan menggunakan mouse. Misalnya memperbesar/memperkecil mata, menggeser
alis, dan sebagainya. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter -> Liquify.

6.2. Filter Vanishing Point
Filter Vanishing Point digunakan untuk meng-klone
gambar dalam bentuk perspektif. Filter ini dapat digunakan melalui menu Filter
-> Vanishing Point. Area sumber kloning ditentukan dengan menekan Alt +
Click. Fitur merupakan fitur baru dalam Adobe Photoshop CS2.

6.3. Filter Blur
Filter Blur digunakan untuk mengaburkan gambar. Yang
menarik dalam filter ini adalah mengaburnya gambar dapat dibuat secara radial.
Gunakan filter ini melalui menu Filter -> Blur.
